Misi Menteri Budi Arie Setiadi Melakukan Transformasi Komunikasi Publik untuk Ruang Publik yang Sehat

Misi Menteri Budi Arie Setiadi Melakukan Transformasi Komunikasi Publik untuk Ruang Publik yang Sehat

Di era digital yang berkembang pesat, pengelolaan informasi di lembaga pemerintah menghadapi tantangan yang unik. Kemudahan akses informasi ditambah dengan maraknya misinformasi dan hoax sehingga menimbulkan miskonsepsi di kalangan masyarakat. Budi Arie Setiadi Menteri Komunikasi dan Informatika, menyadari pentingnya menjaga ruang publik yang sehat dan mendorong masyarakat yang lebih terdidik melalui komunikasi publik yang terbuka.

Budi Arie Setiadi menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif dengan menganjurkan lima langkah utama. Pertama, memastikan penyediaan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat sangatlah penting. Kedua, mempertahankan kehadiran media sosial yang kuat untuk mempertahankan keterlibatan publik yang konsisten sangatlah penting. Ketiga, pengorganisasian kampanye dan acara untuk membangun hubungan positif dengan berbagai komunitas sangatlah penting. Keempat, terlibat dalam kolaborasi multipihak untuk mengembangkan strategi komunikasi adalah kuncinya. Terakhir, kesiapan untuk menangani krisis komunikasi menunjukkan kesiapan dan ketahanan.

Komunikasi publik di lembaga pemerintah telah mengalami perubahan signifikan seiring dengan munculnya teknologi digital. Di masa lalu, saluran media tradisional seperti surat kabar, televisi, dan radio mendominasi penyebaran informasi. Namun, munculnya platform media sosial dan saluran komunikasi digital telah merevolusi cara informasi dibagikan dan dikonsumsi. Transformasi ini memberikan peluang dan tantangan bagi pejabat pemerintah seperti Budi Arie Setiadi dalam memastikan komunikasi publik yang transparan dan efektif.